Bulan Puasa Ramadhan memang bulan yang penuh berkah, Salah satu keistimewaan bulan ini adalah satu malam yang paling ditunggu - tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, yakni Lailatul Qadar
Lantas tahukah Anda mengenai tanda-tanda malam Lailatul Qadar itu akan datang? Berikut adalah beberapa tanda yang pernah digambarkan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadistnya .
A . Udara dan suasana pagi yang tenang . Dari Ibnu Abbas radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang , tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah .
( malam seribu bulan )
Banyak ayat di dalam al’quran yang menceritakan tentang keistimewaan malam ini. Diantaranya adalah :
Banyak ayat di dalam al’quran yang menceritakan tentang keistimewaan malam ini. Diantaranya adalah :
Firman Allah SWT :
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya { Al Quran ) pada malam kemuliaan . Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar ( QS sampai 5 ) Al - Qadr ( 97 ) ayat 1
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya { Al Quran ) pada malam kemuliaan . Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar ( QS sampai 5 ) Al - Qadr ( 97 ) ayat 1
Dikatakan satu malam dengan barakah seperti 1000 bulan, karena di malam tersebut para malaikat dan Jibril turun ke bumi serta memohon kepada Allah SWT agar mengkabulkan doa - doa hambanya . Kemuliaan malam ini berakhir dengan terbitnya fajar .
Lantas tahukah Anda mengenai tanda-tanda malam Lailatul Qadar itu akan datang? Berikut adalah beberapa tanda yang pernah digambarkan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa hadistnya .
A . Udara dan suasana pagi yang tenang . Dari Ibnu Abbas radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang , tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah .
B. Cahaya matahari melemah keesokan harinya, bersinar cerah tapi tidak kuat. Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahuanhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan .
C . Bulan nampak separuh bulatan. Dari Abu Hurairoh radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala muncul, bulan yang berukuran separuh nampan .
D . Malam yang terang, tidak dingin, tidak berawan, tidak hujan, tidak panas, tidak ada angin kencang, dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan binatang ( lemparan meteor bagi setan ) Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al - Asqo dari Rasulullah SAW : Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas , tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang ( lemparan meteor bagi setan ) .
E . Terkadang terbawa ke dalam mimpi. Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum.
F . Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb - nya tidak seperti malam-malam lainnya .
